Influencer Dina Tokio Lepas Hijab

0
402

Dream – Blogger fesyen muslim terkenal asal Inggris, Dina Torkia atau yang lebih dikenal dengan nama Dina Tokio, membuat keputusan yang sangat mengejutkan bagi komunitas hijaber dan penggemarnya.

Salah satu wanita pertama di Inggris yang selalu berbagi tips tentang hijab dan fesyen muslim itu, memutuskan untuk melepaskan hijabnya.

Melalui posting Insta Story pada minggu lalu, Dina mengungkapkan alasan tak lagi berhijab dan hanya memakai hijab kalau sedang ingin memakainya saja.

Influencer yang malang melintang di dunia fesyen muslim selama 10 tahun itu mengatakan, komunitas hijaber mulai menjadi ‘komunitas yang beracun’.

 Insta Story Dina Tokio yang menghebohkan netizen

” Komunitas yang disebut ‘hijabi” ini mulai menjadi komunitas yang sangat beracun. Sikap obsesif dan sok paling benarnya benar-benar mengecewakan. Aku tak tahan,” tulis Dina pada minggu lalu di Insta Story.

Insta Story Dina itu langsung menuai komentar pedas dari netizen yang sebagian besar adalah wanita muslim yang ingin tampil cantik dengan hijab.

Dina kemudian menjelaskan tentang maksud tulisannya di Insta Story tersebut. Dia mengatakan tulisannya itu ditujukan kepada haters yang mengkritik dan memfitnah dia selama ini.

” Tulisanku itu ditujukan kepada fitnah dan hinaan yang aku terima dari komunitas yang selama ini aku bantu dan menjadi bagian hidupku. Semua karena keputusanku untuk memakai hijab saat aku menginginkannya saja,” tulis Dina melalui Twitternya.

Memakai Hijab Demi Uang?

Dina merasa aneh dengan orang-orang yang mengucilkan dirinya, karena mengkritik komunitas yang menjadi bagian dirinya.

“Aku bebas melakukannya. Begini, aku masih percaya menutupi kepala adalah bagian dari iman dan gaya hidupku. Dan itu akan selalu menjadi bagian dari diriku.

“Tidak seorang pun yang bisa mengambil itu dariku. Aku hanya memutuskan hal terbaik untuk kehidupan pribadiku yaitu tidak memakainya setiap hari seperti aku melakukannya selama 20 tahun terakhir. Itu saja,” jelas Dina.

Yang membuat Dina marah adalah kritikan netizen yang mengatakan, memakai hijab hanya demi mencari uang dan ketenaran.

“Aku sudah memakai hijab saat mulai menjadi blogger. Aku hanya ingin menikmati fesyen yang berkaitan dengan hidupku. Orang itu berubah, dan itu adalah sesuatu yang hebat. Itulah yang disebut kemajuan,” katanya.

Soal ‘lembaran baru’ dirinya yang tidak lagi menutup kepala secara syar’i, Dina siap menerima semua kritik karena kejujuran wujud dari kesederhanaan.

“Ini semua sangat baru bagiku. Aku baru saja mulai menunjukkan rambut selama beberapa bulan terakhir. Kadang-kadang aku merasa nyaman untuk melakukannya. Beberapa hari aku lebih nyaman menutupi rambut. Namun di hari lainnya aku lebih nyaman menunjukkannya. Itu saja.

“Jika kalian merasa tidak bisa mendukungku lagi karena sekarang aku tidak berhijab lagi, tidak apa apa. Kejujuran adalah kesederhanaan,” pungkas Dina melalui Twitter.

Begini Reaksi Netizen di Medsos

Keputusan Dina melepas hijab dan akan memakainya saat hanya menginginkannya menuai komentar beragam dari netizen.

Dukungan untuk Dina datang dari Ainee dengan akun @aineecoffee, yang menulis: “Dina Tokio memiliki hak untuk melakukan apa pun yang dia inginkan. Tapi dengar, iman adalah benda yang rapuh. TOLONG jangan biarkan tindakannya memengaruhi iman kalian. Kalian adalah kalian. Setiap orang berhijab punya kisah perjuangan yang unik. Itu saja yang mau saya katakan.”

Ada juga netizen yang berkomentar pedas terkait keputusan Dina melepas hijab. Seperti komentar Maryam dengan akun @MaryamAhmed_xo berikut ini: “Dulu suka Dina Tokio, tetapi baru-baru ini pendapat saya tentang dia telah berubah. Cara dia melepas dan meremehkan hijab, serta menyebut kita semua komunitas beracun, inilah hal-hal gila yang bisa dilakukan oleh ketenaran, dan semua ini dilakukannya agar dia bisa ‘diterima’.”

Lahir dari ayah dan ibu asal Mesir, Dina dan saudara kembarnya lahir di Kairo. Mereka tinggal di sana sampai keluarganya pindah ke London ketika dia berusia 6 tahun.

Dina memulai membuat blog fesyen muslim sejak hampir 10 tahun yang lalu. Dia memposting video tentang cara-cara baru untuk mengenakan hijab.

Dia sering mengabadikan perjalanannya saat pulang kampung ke Mesir dalam video yang kemudian dibagikan di YouTube.

(ism, Sumber: thenational.ae)

LEAVE A REPLY